Review Novel "BEAUTIFUL BASTARD" By Christina Lauren
Gue suka novel genre dewasa tapi bener-bener gak nyangka sedewasa ini
banget. Pertama liat judul sama sinopsisnya menurut gue bakal mirip sama Fifty
Shades ternyata lebih liar. Weeewww
Dewasa kalleee nih novel. Dan gue kira dibuat sama satu orang soalnya
namanya dua kalimat, eh ternyata dua orang yang ngarang. Oke sedikit review
dari gue, ini dia.
-BEAUTIFUL BASTARD-
Chloe Mills, wanita cerdas, pekerja keras,
dan sedang mengejar gelar MBA-nya.
Masalahnya hanya satu: bosnya, Bennet Ryan,
seorang pria yang teliti, kasar, acuh tak acuh-dan menggiurkan. Seorang
bajingan tampan.
Bennet kembali ke Chicago dari Perancis
untuk mengambil posisi penting di bisnis raksasa keluarganya.
Dia tidak pernah menduga kalau asisten yang
akan membantunya adalah makhluk cantik dan provoaktif yang harus ditemuinya
setiap hari, benar-benar menjengkelkan.
Berbeda dengan rumor yang beredar, dia
tidak suka menjalin hubungan asmara di kantor.
Tapi wanita ini sangatlah menggairahkan
hingga dia menolak prinsip itu,
Jika itu berarti dia bisa mendapatkannya.
Di semua tempat di kantornya.
Ketika hasrat di antara mereka mulai
memuncak,
Bennet dan Chloe harus memutuskan dengan
tepat apa yang harus mereka lepas agar bisa mendapatkan apa yang mereka mau
========== ///// ==========
Dari sinopsisnya aja udah bisa kebayang gimana sifat tuh si bos. Apalagi
ini novel adalah novel terjemah yang udah pasti bukan orang kita yang pergaulan
dan sifatnya beda. Jadi tahulah gimana sifat orang bule-bule yang suka
terang-terangan dan gak suka basa basi.
Oke review tentang ini novel yang dimana gue shock soalnya di bab 1 aja
udah weeww merekanya. Biasanya gue baca novel dewasa mereka begitu di bab yang
udah agak di tengah-tengah atau malah ada yang diakhir. Lah ini di bab awal
udah begitu dan diikuti di tiap bab berikutnya. Setiap bab selalu ada loh. Dan
ditempat yang berbeda pula. Weh weh weh keceplosan dah tuh. Hahahaaa. Gak usah
bahas itunya lah ya.
Si Chloe itu cewek yang suka banget pakaian dalem bermerk. Padahal kalo
gue pikir-pikir buat apa yang mahal-mahal kan gak keliatan juga. Hahaaa. Tapi
salut sama si Chloe yang sabar banget dengerin ocehan si Bennet yang ngomongnya
nyelekit banget. Kalo gue mah udah nangis aja kali, kalo gak udah gerutu mulu.
Tapi gue suka banget sama keluarganya si Bennet yang care sama Chloe. Di dunia
nyata mana ada sih orang kaya melintir ngundang pegawai nya buat makan bareng.
Meski orang kepercayaan juga tetep aja kalo dari kalangan keluarga biasa mah
gak dianggep.
Si Bennet yang emang suka hal yang perfect apalagi gak suka banget sama
kata telat. Gak ada alasan buat telat. Meski kita gak pernah telat tapi
sekalinya telat tetep aja lo di sindir dengan mulut racunnya. Tapi untung si
Chloe pinter jadi bisa nanganinnya. Pada hal si Bennet ini emang udah tertarik
sama si Chloe. Dia selalu ada pikiran kotor tentang Chloe. Pakaian apapun yang
Chloe pake selalu diperhatiin dan dalem hatinya selalu muji betapa cantik,
seksi, atau apapun yang dikenakan Chloe sangat cocok dan membuatnya selalu
cantik.
Dipikiran Chloe selalu balik lagi ini adalah pekerjaan dan disini ia juga
harus menyelesaikan makalahnya untuk galar MBA-nya. Tapi dia tidak bisa menahan
gairahnya jika si bos sudah menyentuhnya. Pikiran menolak itu terkalahkan oleh
gairah besarnya. Dan dilain pikiran si Bos yang mulai merasakan perasaan ingin
bersama dan ingin memiliki Chloe membuatnya gila. Prinsipnya yang tidak mau
menjalin asmara di kantor harus dikalahkan oleh gairahnya. Ditambah keluarganya
menjodohkan Chloe dengan teman dekat keluarganya, itu membuat Bennet makin
takut kehilangan Chloe. Sungguh Chloe bagaikan candu yang harus ada setiap
hari.
Hubungan Chloe dan Bennet menjadi resmi ketika mereka pergi dinas ke San
Fransisco. Bennet dengan terang-terangan mengatakan ingin menjadi pacar Chloe.
Prinsip tentang asrama di kantor mereka beruda singkirkan. Namun belum genap
satu jam mereka resmi pacaran, Chloe mendengar Bennet bicara dengan rekan
bisnisnya dimana Chloe dibilang anak magang yang belum terasah dan bla blab la
dan itu sangat membuat Chloe sakit hati. Selama ini dia bekerja tidak ada
gunanya dan masih harus diasah dan ditempa lagi. Pada hal tanpa Chloe pekerjaan
Bennet sangat berantakan. Bahkan pegawai sementara yang menggantikan Chloe
ketika dia pergi beberapa hari pada lari ketakutan dengan sifat Bennet yang
kasar.
Untuk novel adult romance ini bener-bener untuk usia 21+ . dari awal
cerita ini emang udah didasarin hubungan yang bergairah, justru konfliknya
sedikit dan terkesan agak buru-buru menurut gue. Jadi konfliknya singkat banget
menurut gue, bahkan selesai gitu aja. Terlalu banyak adegan begitu. Tapi gue
suka disini ngambil pola pikir dua tokoh jadi kita tahu perasaan keduanya. Dan
untuk cover itu jelas banget menjelaskan pria kaya karena pake setelan jas.

Komentar
Posting Komentar