Review Novel "THE DARK HEROINE DINNER WITH A VAMPIRE" By Abigail Gibbs
Novel ini merupakan wattpad terjemah dan jujur
aja gue emang suka banget cerita dengan genre fantasy-romance. Ditambah itu
novel terjemah. Bukannya gak suka novel karya Negara sendiri mungkin karena
novel terjemah itu kan berasal dari Negara lain yang budaya dan pergaulannya
beda. Ditambah pola mikir mereka yang lebih terbuka dan rada beda sama kita. Makanya
gue suka banget novel terjemah. Dan novel ini gue beli waktu ada acara Big Wolf
di ICE yang tiap tahun selalu ngadain dan itu surga banget sama para pecinta
buku. Acara itu benar-benar nawarin buku yang harganya lebih murah dibanding toko
buku. Tapi sayangnya terlalu banyak yang bahasa inggris dan untuk yang udah
terjemah Indo itu untung-untungan dapetnya. Novel ini sendiri membahas tentang
Vampir yang membawa kita kembali ke Twilight, tapi sekali lagi ini beda. Meski kita
tahu apa itu Vampir dan bagaimana mereka seperti kebanyakan film Vampir lainnya.
Oke here we go …
-THE DARK HEROINE ‘DINNER WITH VAMPIRE-
ONE MOMENT
CAN CHANGE YOUR LIFE FOREVER …
Bagi Violet
Lee, pertemuan tak disengaja di jalanan gelap malam itu membawanya ke garis
hidup yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya. Membuatnya mengenal tempat dengan
keanggunan dan kemewahan yang seolah taka da habisnya. Diundang ke pesta-pesta
yang ternyata hanya dihadiri oleh kaum misterius yang kemudian dia kenali
sebagai … vampir.
Kaspar Varn
adalah salah satunya. Bahkan sejak kali pertama pun, Violet sudah menyadari ada
sesuatu yang tak biasa di dalam diri orang itu. Kaspar begitu karismatik
sekaligus berbahaya, sosok yang tak hanya menyebabkan sekujur bulu kuduknya
merinding tetapi juga membuat jantungnya berdebar hebat.
Violet dan
Kaspar akhirnya tak bisa menyangkal tentang keberadaan api gairah yang
bergelora di antara mereka. Setiap sel dalam keduanya mendambakan kebersamaan,
merindukan tatapan menyala-nyala ketika berada terlalu dekat satu sama lain. Ini
adalah perasaan yang mampu melampaui batas antara dunia mereka berbeda.
Bahagia terasa
nyata di depan mata seadainya … cinta itu tidak mengharuskan keduanya mengorbankan
takdir masa depan mereka.
==========
///// ==========
Cerita diawali pada malam hari ketika Violet
yang saat itu hendak ke pesta bersama temannya. Mereka janjian di suatu tempat
namun sudah menunggu lama temannya itu tidak kunjung datang. Bahkan ditelpon
pun yang menjawab bagian voice mail. Geram menunggu lama dan tidak ada kabar, Violet
berniat untuk kembali pulang. Tapi baru saja melangkah ada sekelompok pria muncul
dengan tampang muram lebih tepatnya emosi. Belum lagi sekelompok pria itu
membawa tongkat panjang yang tajam. Membuat Violet mengurungkan niatnya untuk
melanjutkan langkahnya dan memilih bersembunyi takut sesuatu yang buruk akan
terjadi.
Benar saja sekelompok pria itu berteriak dan
tidak lama kemudian muncul bayangan yang perlahan-lahan menampakan sesosok pemuda
bersama lima orang lainnya. Pemuda yang memiiki kulit pucat namun karismatik. Namun
tidak lama kemudian terjadilah pembunuhan. Sekelompok pria tadi bertarung
dengan enam pemuda yang muncul tadi. Violet pikir mereka berenam akan kalah
namun justru sebaliknya. Sekelompok yang bisa diperkirakan berjumlah sekitar
tiga puluhan pria dewasa kalah dengan kelompok pemuda yang hanya berjumlah enam.
Keenam pemuda itu bukan manusia. Mana ada yang manusia yang punya kekuatan
sekuat itu.
Sungguh sial ternyata salah satu pemuda pucat
itu mengetahui keberadaan Violet. Melihat kejadian pembantaian tadi membuat insting
Violet langsung berlari. Tapi pemuda itu atau lebih tepatnya bernama Kaspar
sudah berada didepan Violet. Membuatnya tambah ketakutan. Usai tahu bahwa
Violet melihat kejadian tadi membuat Kaspar membopong Violet dibahunya. Membawanya
ikut ke dunia yang berbeda dengan Violet tinggali. Dari keenam pemuda tadi ada
satu yang sangat baik bernama Fabian. Tidak seperti yang lain Fabian begitu gentleman,
memperlakukan Violet seperti seorang pria sejati.
Sejak dibawanya Violet atau lebih tepatnya
diculik dan terjebak di dunia yang entah ada dimana. Membuatnya semakin ketakutan.
Dan disini Violet tahu bahwa mereka memang benar bukan manusia. Vampire, itulah
mereka. Pernah Violet mencoba kabur tapi justru berakhir jatuh ke danau dan
dililit cumi-cumi raksasa. Tapi Kaspar datang menyelamatkannya. Namun lagi-lagi
Fabian dengan sigap memberikan jaketnya untuk Violet dan bersikap baik hingga
ia tidak terlalu ketakutan (gue suka banget sama Fabian yang selalu baik sama
Violet tapi sebel karena Violet hanya menggapnya seperti kakak).
Tinggal di rumah besar seperti istana dan
seluruh penghuninya adalah vampir membuat semua orang pasti ketakutan. Mati sekarang
atau perlahan-lahan pikir Violet. Meski ada Fabian yang selalu baik kepadanya
tetap saja. Hampir seluruh penghuni istana membenci kehadiran Violet, bagaimana
bisa Kaspar membawa seorang manusia di tengah-tengah para predator yang
kelaparan.
Tidak seperti Twilight yang diterima keluarga
Cullen dan hanya satu anggota yang tidak suka. Di sini justru keluarga Kaspar
tidak suka dengan kehadiran Violet. Tapi ada bagian yang sama seperti Twilight
dimana Edward bisa membaca pikiran, disini Kaspar bisa melihat masa lalu dan
berbicara dalam pikiran seperti telepati. Maka dari itu dia sungguh kaget
mengetahui ayah Violet yang ia kenal dan memiliki posisi yang cukup berpengaruh
bagi dunianya dan dunia Violet. Di novel ini dunia manusia dan vampir juga memiliki
peraturan dan kesepakatan yang tidak bisa dilanggar.
Novel ini bukan hanya menceritakan manisnya
percintaan yang manis-manis saja. Diawali dengan ketidak sukaan tokoh utamanya.
Belum lagi konflik keluarga Kaspian yang memang berasal dari keluarga yang
terpandang jadi harus menjaga nama baik keluarga. Masa lalu Kaspar yang
menjadikannya kasar seperti sekarang. Kegalauan Violet yang mulai mencitai
Kaspar tapi masih mamikirkan keluarganya. Peraturan vampire dan manusia yang
tidak boleh dilanggar. Belum lagi ternyata Violet adalah seorang dhampir.
Untuk ukuran novel dengan tebal sekitar 570 halaman
menurut gue ini udah menyangkup banget dan jelas. Romansa, konflik, kegalauan,
pertikaian serta politik. Jarang sekali ada politik di novel tentang vampir. Meski
gue pribadi suka sama Fabian yang charming banget tapi gue suka banget sisi
Kaspar yang suka cemburu dan selalu manggil Violet dengan sebutan Girly, so
sweet aja jadinya. Dan untuk endingnya sama seperti Twilight dimana Violet
harus memilih tetap bersama Kaspar atau balik ke dunianya.

seruu sindi.... makasih udag menghiburku malam minggu ini. jujur ku lebih suka baca sinopsis kalo cerita jadi ga secara detaiil.tapi tau maknanya
BalasHapusThanks udah sempetin baca 😊
BalasHapus