KOIZORA (SKY OF LOVE) 2007

 Mengenang kepergian Haruma Miura, film satu ini akan membuat kita manangis kembali. 


Mika Tahara seorang gadis yang tidak sengaja menghilangkan ponselnya dan menemukannya kembali di perpustakaan dengan bantuan telepon dari orang asing di hp nya. Dan dari sinilah percakapan mereka selama musim panas di handphone terjalin, hingga akhirnya mereka berdua setuju untuk bertemu. Sungguh kaget bukan main saat bertemu dengan si orang asing itu ternyata adalah Hiro, anak yang terkenal nakal di sekolah.

Kedekatan Mika dan Hiro akhirnya membuat Mika yang begitu polosnya memberikan hal pertamanya pada Hiro. Beredar dari anak-anak yang dekat dengan Hiro katanya ia meiliki seorang pacar, dan tentu saja Hiro membatahnya. Tapi si wanita yang mengaku pacar Hiro ini tidak terima dengan hubungan Mika dan Hiro, hingga akhirnya ia menyuruh orang untuk memperkosa Mika. Hiro yang tahu itu dengan sigap melindungi Mika dari cemooh anak-anak di sekolah.

Tidak lama kemudian Mika hamil usai ia berhubungan dengan Hiro diperpustakaan. Begitu senangnya Hiro akan anaknya ia meminta izin kedua orang tua Mika untuk bertanggung jawab, meski orang tua Mika tidak setuju namun Mika bersih keras ingin membesarkan bayi itu bersama. Namun sayangnya kehamilan itu tidak berlangsung lama karena Mika jatuh di dorong oleh mantannya Hiro dan menyebabkan Mika keguguran. Mika dan Hiro menguburkan bayi itu dan berjanji akan selalu mengunjungi kuburuan tersebut setiap hari kematiannya.

Di tahun kedua sekolah sikap Hiro berubah, ia sudah tidak perduli dengan Mika lagi dan berakhirlah hubungan mereka. Tapi dihari kematian bayi mereka Mika masih menemukan Hiro dan begitupula di hari kematian berikutnya hingga akhirnya dihari kematian bayi lagi Mika menemukan teman Hiro yang ada disana, bernama Nozomu. Nozomu menceritakan kondisi Hiro yang sedang sakit.

Mika yang saat itu sudah berpacaran dengan orang lain akhirnya putus dan memilih menemani Hiro yang sakit. Dokter menyatakan bahwa hidup Hiro sekitar tiga bulan lagi. Tau akan hal itu membuat Mika sedih, dan ingin menghabiskan sisa waktu Hiro dengan kebahagiaan. Hiro yang senang hubungan kembali baik dengan Mika bertekad untuk sembuh namun takdir berkata lain, Hiro tetap pergi meninggalkan Mika. Depresi akan kehilangan Hiro membuat Mika mencoba bunuh diri, namun sekumpulan burung terbang kearah Mika dan membuatnya sadar bahwa itu adalah hal buruk dan Hiro pasti akan sedih jika tahu Mika bunuh diri. 


Film-film yang menceritakan tentang seseorang mengidap penyakit memang selalu bikin sukses banjir air mata. Aku sendiri nonton film ini sedih banget, apalagi saat terakhir Hiro mau meninggal ia menyuruh Mika untuk cetak foto karena ia tahu bahwa hidupnya tidak lama lagi dan nggak mau bikin Mika sedih. Dan benar saja diperjalanan ke arah rumah sakit kakak nya Hiro nelpon Mika dan cuma bisa ngucapain beberapa kata aja buat Mika. Terpukul banget jadi Mika yang gak bisa ngeliat detik terakhir Hiro, apalagi foto yang ia cetak ternyata foto-foto dirinya yang diambil oleh Hiro. Gak heran Mika sampai mau bunuh diri saat itu.

Aku awal-awal nonton film ini tuh gak ngenalin si pemaran cowoknya Haruma soalnya rambutnya putih. Pas tahu itu dia aku perhatiin lagi ternyata emang si Haruma, sumpah kok beda banget ya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review novel "ALWAYS AND FOREVER, LARA JEAN" BY Jenny Han

STORY MY OTHER FAMILY "BIRTH OF CIMOT"

STORY MY OTHER FAMILY "DIFFICULT TO TAKE CARE OF CATS"