STORY MY OTHER FAMILY "CIMOT"


Namanya Cimot ini adalah kucing kedua yang resmi aku rawat. Sebelumnya aku punya kucing kampung yang sangat nurut dan diberi nama Kudil, namun Kudil harus mati karena diracuni seseorang. sedih jika mengingat hal itu kembali.

Cimot merupakan kucing blesteran persia dan kucing kampung tapi dia hanya dapat matanya saja sedangkan keseluruhannya sama persis dengan kucing kampung. Aku mendapatkannya dari seorang teman yang saat itu sedang hamil sehingga tidak bisa merawatnya lagi. Aku ingat betul perjuangan saat mengambil Cimot dari majikannya yang terdahulu. Saat itu habis pulang kerja dan kondisi hujan lumayan lebat, aku menuju rumah temanku mengambil dirinya. Disana Cimot masih dikandang bersama saudaranya yang bernama Ozil, oh ya Cimot adalah nama pemberian dari mamaku sedangkan nama aslinya adalah Jessy. 

Ini foto Cimot dengan majikannya yang dulu dan masih bernama Jessy

Hari pertama aku merawat Cimot kala itu ia sedang birahi pertamanya karena saat itu usia nya sudah hampir 7 bulan, jadi ia minta dielus-elus perutnya. Dan kebetulan juga di rumah ada tetangga yang memelihara kucing persia putih dan kebetulan juga jantan. Karena saat itu hari pertama dan aku belum ada kandang jadi Cimot dibiarkan bebas disekitaran rumah, ya alhasil kawinlah si Cimot dengan si persia putih itu. Aku biasa memanggilnya si Embul karena badannya yang besar tertutup bulu jadi terlihat gendut.

Hanya ada foto ini yang aku ambil ada si Embulnya

Dua kali kawin ternyata membuahkan hasil. Cimot hamil. Awalnya aku tidak tahu dia hamil karena diminggu pertama ini Cimot kehilangan nafsu makan. Aku sangat khawatir karena Cimot benar-benar tidak menyentuh makanannya selama hampir 3 hari. Bahkan biasanya dia buang air saja tidak, mungkin karena tidak ada asupan makanan yang masuk. Aku browsing obat penambah nafsu makan dan langsung membelinya. Bagusya tidak sampai 3 hari nafsu makannya kembali, rasa khawatirpun akhirnya hilang. 

Sebulan kemudian terlihat badan Cimot yang lumayan agak membesar dan nafsu makan menambah. Aku pikir karena dia gemuk, dan memang awal aku mengambil Cimot dia memang sudah lumayan gendut. Aku sempat mikir dia hamil juga tapi gak ada tanda-tanda seperti yang aku browsing makanya aku santai aja, sampai suatu ketika Mama mengelus perut Cimot dan terasa kepala anak kucing. Wow aku senang banget bakal ada anak kucing, apalagi ini ada keturunan dari kucing ras.

Yang paling aku suka dari Cimot adalah matanya yang seperti ini dan warna abu-abunya yang kalau ia keluar seperti bule karena warna abu-abunya yang rada pudar keputih-putih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review novel "ALWAYS AND FOREVER, LARA JEAN" BY Jenny Han

STORY MY OTHER FAMILY "BIRTH OF CIMOT"

STORY MY OTHER FAMILY "DIFFICULT TO TAKE CARE OF CATS"